Tampilkan postingan dengan label Cara pemakaian obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara pemakaian obat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Desember 2009

Tetes Hidung


CARA PENGGUNAAN


  1. Cuci tangan dengan sabun
  2. Hembuskan nafas dengan agak kuat untuk membersihkan hidung dari mucus (lendir) dan kotoran sebelum menggunakan tetes hidung
  3. Buka botol tetes hidung dan pastikan bahwa ujung penetesnya tidak pecah atau patah
  4. Jangan menyentuh ujung penetes dengan hidung atau apapun. Jagalah agar tetap bersih
  5. Tekuklah kepala sejauh mungkin kebelakang atau berbaring terlentang ditempat tidur dan letakkan kepala dipinggir temapat tidur dengan posisi menggantung
  6. Teteskan obat sesuai jumlah yang ditentukan. Usahakan ujung penetes tidak menyentuh hidung atau apapun
  7. Tekuklah kepala ke depan dan letakkan diantara lutut. Tetaplah pada posisi ini sampai beberapa menit
  8. Cuci ujung penetes dengan air hangat. Tutuplah botol dengan rapat
YANG HARUS DIPERHATIKAN

  • Simpan obat tetes hidung di tempat yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari
  • Jangan berbagi obat tetes hidung dengan orang lain
  • Buanglah tetes hidung setelah waktu yang direkomendasikan

Read more...

Yang Perlu diketahui tentang obat


Definisi Obat
Obat adalah zat kimia yang bersifat racun, namun dalam jumlah tertentu dapat memberikan efek mengobati penyakit


Cara Mendapatkan Obat
Obat dapat dibeli di :
  • Apotek
  • Toko obat berizin
  • Warung obat desa
  • Swalayan
Cara Membaca Kemasan Obat
  1. Bacalah semua informasi yang tertera pada kemasan
  2. Belilah obat yang bertanda lingkaran hijau atau biru
 Bermacam obat berdasarkan penggunaan
  • obat minum
  • obat kumur
  • obat kulit
  • obat tetes 
  • obat semprot
  • obat dimasukkan kedalam anus/ vagina
Cara Menyimpan Obat
  1. Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  2. Simapan dalam kemasan asli lengkap dengan brosurnya
  3. Simpan ditempat sejuk, terhindar dari cahaya matahari 
  4. Obat berbentuk cair jangan simpan dilemari pendingin, kecuali tertulis dalam persyaratan simpan obat
  5. Jangan tinggalkan obat dalam mobil dalam jangka waktu yang lama
  6. Jangan menyimpan obat yang sudah rusak/ kadaluarsa
  7. Obat sediaan suppositoria dan ovula disimpan dilemari pendingin
Cara Membuang Obat
  • Hancurkan obat dan timbun didalam tanah
  • Untuk sediaan cair, encerkan sediaan dan buang kedalam saluran air
Cara Membuang Kemasan Obat
Wadah/ botol pot plastik :
  • Lepaskan etiket obatnya
  • Botol/ pot plastik dan tutupnya dibuang secara terpisah
Boks/ doos sebelum dibuang terlebih dahulu digunting-gunting baru dibuang
Tube dan tutupnya dibuang secara terpisah, sebelum dibuang tube terlebih dahulu digunting-gunting baru dibuang

Yang Perlu Diketahui
Sebelum membeli suatu obat untuk sendiri ataupun keluarga, masyarakat harus mengetahui informasi yang jelas tentang obat.
Informasi dapat diperoleh dari media massa, internet,  konsultasi kepada Apoteker di apotek dll

Read more...

Rabu, 06 Februari 2008

Cara Mudah Memberi obat pada Si Kecil

Ketika si kecil sakit, Anda merasa sedih; dan kerepotan bertambah saat memberi obat. Karena anak-anak akan berusaha menolak, dengan tutup mulut, dimuntahkan kembali bahkan mungkin berlari-lari dan berontak. Ada baiknya Anda mencoba langkah-langkah berikut agar saat minum obat menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Untuk bayi :
  1. Posisi yang nyaman bagi bayi adalah dengan digendong. Perhatikan kepala bayi harus lebih tinggi daripada badan agar bayi tidak tersedak.
  2. Anda dapat meminta bantuan orang lain untuk memegangi bayi yang berontak. Pegangi tangannya dengan lembut dan hati-hati, agar bayi merasa tenang. Atau jika tidak ada orang lain, Anda bisa membungkus tangan dan tubuh bayi dengan selimut.
  3. Jika Anda mengira bayi akan memuntahkan kembali obat yang diminumkan, cobalah minta bantuan orang lain untuk membuka mulut bayi dengan lembut. Lalu dengan lembut pula masukkan obat ke dalam mulut bayi. Hal ini dilakukan agar obat dapat langsung tertelan dan tidak sempat dimuntahkan kembali oleh bayi.
  4. Untuk obat yang berbentuk cairan, Anda dapat menggunakan sendok atau pipet.
    • Jika memakai sendok; letakkan sendok yang telah diisi obat pada bibir bagian bawah. Lalu angkat sendok sedikit agar obat mengalir masuk ke dalam mulut bayi.
    • Jika memakai pipet; isilah pipet dengan sejumlah obat sesuai aturan pemakaian. Letakkan pipet pada sudut mulut bayi dan tekan pipet perlahan-lahan untuk mengeluarkan obat.

Untuk anak-anak:
  1. Mintalah anak menutup lubang hidung saat meminum obat agar rasa obat tidak terlalu keras.
  2. Anda dapat menghancurkan obat berupa tablet pada sendok dan mencampurnya dengan sirup atau madu agar tidak terasa pahit.
  3. Jangan melarutkan obat dalam air di gelas karena ada kemungkinan obat mengendap di dasar gelas dan tidak terminum oleh si kecil.
  4. Mintalah anak untuk menggosok gigi setelah minum obat yang manis agar tidak menempel di gigi.

Cara memberi obat tetes mata, hidung dan telinga untuk bayi dan anak-anak, Anda dapat menggunakan cara berikut:
  1. Rendamlah obat tetes dengan posisi tegak dalam gelas berisi air hangat (suam-suam kuku) selama beberapa menit. Ini dilakukan agar ketika diteteskan, si kecil tidak terlalu kaget.
  2. Jangan sentuhkan obat tetes ke mata, hidung atau telinga yang terinfeksi untuk menghidari berpindahnya bakteri ke dalam botol obat.
Obat tetes mata
  1. Baringkan si kecil dan miringkan sedikit kepalanya, sehingga mata yang terinfeksi berada di bawah. Dengan demikian, cairan obat yang diteteskan tidak akan mengalir ke mata yang sehat.
  2. Tariklah kelopak mata bawah dengan lembut dan teteskan cairan obat.
Obat tetes hidung
  1. Baringkan si kecil dan tengadahkan sedikit kepalanya.
  2. Teteskan obat ke kedua lubang hidung dengan perlahan-lahan.
  3. Hitung jumlah tetesan yang masuk ke lubang hidung. Dua atau tiga tetes biasanya sudah cukup atau sesuaikan dengan petunjuk dokter.
Obat tetes telinga

  1. Baringkan si kecil pada salah satu sisi sehingga lubang telinga yang terinfeksi berada di atas.
  2. Teteskan obat ke telinga dan hitung jumlah tetesan, sesuai dengan aturan pakai yang tertera di etiket obat
  3. Buat si kecil tetap diam pada posisi miring sejenak agar obat mengalir masuk ke telinga bagian dalam.



Catatan Penting:

  1. Memberi obat kepada bayi dan anak-anak harus benar-benar sesuai petunjuk dokter. Jika Anda membeli obat di apotek, pastikan menanyakan aturan pemakaiannya pada apoteker.
  2. Jangan sekali-kali memberikan obat untuk orang dewasa kepada anak-anak, meskipun aturan pemakaiannya dikurangi. Hal ini penting, karena bayi dan anak-anak memiliki tubuh yang sangat peka terhadap apapun yang masuk tubuh mereka terutama obat.
  3. Jangan membujuk anak-anak untuk minum obat dengan mengatakan kalau tablet itu seperti permen, dan obat cairan itu adalah minuman ringan (soft drink). Anak-anak dapat tertarik untuk meminumnya, tanpa sepengetahuan orang tua.
  4. Pastikan Anda menyimpan obat jauh dari jangkauan anak-anak.
  5. Perhatikan batas waktu pemakaian obat. Obat yang sudah kadaluarsa dapat memperburuk kondisi anak Anda.



v (hefrida lutfiana; disadur dari Intisari, New Guide to Medicines and Drugs & berbagai sumber)

Read more...
Untuk mendapatkan informasi mengenai obat hubungi APOTEKER anda
Bila Sakit berlanjut segera hubungi DOKTER

Me & My Colleague


Profesi saya adalah Apoteker. Saat ini bekerja sebagai staf Instalasi Farmasi RSU Provinsi NTB , Mataram-Indonesia.

2. Hefrida Lutfiana, M. ClinPharm, Apt.

Beliau adalah senior saya a.k.a Kakak kelas di Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya. Apoteker di Gudang Farmasi Kabupaten Dompu, NTB.

You Will when You Believe in Allah :)

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP